Faktor Gaya Hidup Yang Berpengaruh Pada Nyeri Sendi

wp-1504660343002.Mengurangi Nyeri dengan Mengubah Gaya Hidup

  • Pahami perbedaan antara osteoartritis dan artritis rematoid. Meski karakteristik keduanya serupa, penyebabnya berbeda.  Jika Anda mengalami artritis rematoid, sendi-sendi tubuh diserang oleh sistem kekebalan badan Anda sendiri, inilah yang menyebabkan nyeri. Pada osteoartritis, rasa nyeri muncul sebagai akibat penggunaan sendi. Jenis artritis yang Anda derita mungkin mempengaruhi perawatan yang paling sesuai bagi tubuh.
  • Artritis rematoid dapat dimulai pada usia berapa pun, sementara osteoartritis biasanya terjadi di kaum lansia, karena kondisi ini berhubungan dengan penggunaan sendi. Gejala-gejalanya biasanya akan muncul dengan cepat alih-alih bertahap dalam beberapa tahun.
  • Tanda utama bahwa Anda mengalami artritis rematoid dan bukan osteoartritis adalah kehadiran gejala-gejala lain, seperti rasa lelah dan perasaan sakit yang berkepanjangan.
  • Rasa nyeri yang berasal dari artritis rematoid mempengaruhi baik sendi besar maupun kecil, dan biasanya terjadi di kedua sisi tubuh. Rasa sakit di pagi hari juga akan bertahan lebih dari satu jam.  Jika mengalami osteoartritis, Anda mungkin juga menderita nyeri di pagi hari, tetapi Anda kemungkinan hanya merasakannya setelah menggunakan sendi-sendi yang sakit.
  • Kontrol berat tubuh. Terlalu gemuk dapat menyebabkan atau meningkatkan komplikasi yang berhubungan dengan artritis. Kondisi ini juga dapat memicu nyeri. Cobalah membuat perubahan secara bertahap dalam kehidupan untuk mengurangi bobot tubuh, misalnya dengan berolahraga lebih sering dan makan lebih sehat.  Kembangkan otot di sekitar sendi, tetapi jangan sampai Anda merusak sendi-sendi tersebut.
  • Berfokuslah melakukan peregangan serta gerakan olahraga yang akan meningkatkan kekuatan tubuh secara bertahap. Hindari berlari, melompat, bermain tenis, dan melakukan olahraga aerobik berdampak tinggi.
  • Cobalah berolahraga saat hari telah lanjut. Dengan begini, Anda tidak akan merasa terlalu kaku saat bangun di pagi hari.
  • Perubahan-perubahan gaya hidup ini harus bersfiat permanen agar Anda dapat mempertahankan berat tubuh seiring dengan berlalunya waktu. Ini juga penting untuk meningkatkan kesehatan menyeluruh serta mengurangi nyeri artritis dalam durasi yang lama.  Losing weight will help with the degenerative changes seen with aging and wear and tear.
  • Teruslah bergerak. Selain olahraga, Anda harus tetap bergerak di sepanjang hari. Semakin Anda diam, Anda akan semakin mengalami nyeri setelah kembali beraktivitas. Di lingkungan kerja, cobalah berdiri dan bergerak setidaknya sekali sejam. Sesuaikan posisi duduk secara rutin, gerakkan leher dari sisi ke sisi, ubah posisi tangan, dan tekuk serta regangkan betis kapan pun memungkinkan. •Jika nyeri betis karena artritis sangat parah, cobalah bangkit dan berjalan-jalan setiap 30 menit sekali.
  • Bekerjasamalah dengan terapis fisik. Jika Anda kehilangan fungsi gerak pada sendi, dokter mungkin menyarankan untuk menemui terapis fisik. Ia dapat menunjukkan metode latihan untuk membantu memperkuat dan melemaskan otot serta sendi agar Anda tidak terlalu kaku.
  • Ia juga mungkin mampu merancangkan program kebugaran pribadi, dengan latihan-latihan penguatan serta kardiovaskular, yang akan membantu mengatasi nyeri sendi selain mempertahankan kebugaran dan berat tubuh.
  • Lakukan yoga. Yoga adalah kombinasi dari pose tubuh, teknik pernapasan dalam, serta meditasi. Yoga akan membantu mengurangi nyeri sendi dan kekakuan, selain semua stres yang Anda rasakan. Pastikan Anda mendengarkan tubuh dan melakukan hanya pose-pose yang membantu pergerakan serta tidak menyakiti sendi. •Mulailah perlahan kemudian tingkatkan gerakan setelah Anda mulai terbiasa
  • Bantu gerakan tubuh. Jika Anda menderita karena nyeri yang ekstrem, gunakan alat-alat untuk membantu pergerakan atau cara-cara yang tidak terlalu membebani sendi. Cobalah memanfaatkan tongkat setiap kali sendi-sendi Anda terlalu sakit. Dengan begini, sebagian nyeri pada sendi yang sakit akan berkurang. Selain itu, pembengkakan juga akan berhenti dan Anda merasa lebih nyaman. Anda juga dapat mencoba menggunakan bangku toilet yang ditinggikan, atau bak mandi khusus demi meredakan rasa sakit atau mengatasi kesulitan bergerak.
  • Kurangi tekanan pada sendi. Untuk menghindari kerja berlebih pada sendi dan menciptakan rasa nyeri tambahan, belajarlah mengurangi tekanannya. Gabungkan benda-benda atau aktivitas baru dalam kehidupan sehari-hari untuk mengawetkan serta melindungi sendi. Cobalah menggunakan bolpoin dengan bagian badan yang lebih besar, sehingga lebih mudah dipegang dan dipakai untuk menulis. Belilah benda-benda dengan pegangan yang lebih besar serta panjang agar Anda tidak terlalu berusaha keras dalam membawanya.
  • Anda juga harus mengambil barang-barang dengan mempergunakan sendi-sendi yang lebih kuat alih-alih yang lebih kecil. Misalnya, ketika membawa tas berat, peganglah dengan sendi siku alih-alih pergelangan tangan atau jari.
  • Anda juga dapat membeli piring plastik agar lebih mudah dibawa, digunakan, serta dicuci.
  • Gunakan energi panas. Saat menderita karena nyeri artritis, salah satu cara terbaik dalam meredakannya adalah dengan memanfaatkan tenaga panas. Panas merilekskan otot dan membantu mengurangi nyeri. Cobalah menempelkan bantalan pemanas, mandi berendam atau di bawah pancuran dengan air panas, atau menggunakan lilin parafin pada area-area yang sakit. •Berhati-hatilah agar tidak terkena luka bakar. Jangan pernah gunakan bantalan pemanas selama lebih dari 20 menit setiap kali.
    •Gunakan juga energi dingin untuk otot. Dengan begini, rasa nyeri yang berhubungan dengan artritis akan dimatikan
  • Buat cairan rendaman garam Epsom. Garam Epsom mengandung magnesium sulfat, yang merupakan mineral alami dan telah digunakan bertahun-tahun untuk mengurangi rasa sakit. Tingginya kandungan magnesium membantu meredakan nyeri pada sendi jika Anda merendamnya di dalam air.
  • Untuk membuatnya, isi mangkuk besar dengan air hangat dan tambahkan ½ cangkir garam Empsom. Rendam sendi yang nyeri di dalam mangkuk tersebut selama setidaknya 15 menit.
    •Jika sendi tersebut tidak mudah terendam (misalnya sendi lutut), cobalah menambahkan garam Epsom ke bak mandi berisi air hangat dan berendamlah di dalamnya.
  • Berjemurlah lebih sering. Alih-alih hanya mengandalkan makanan untuk mendapatkan vitamin D, gunakan sinar matahari. Cobalah keluar rumah dan berjemur tanpa krim tabir surya selama 10-15 menit, setiap dua hari sekali. Ini dapat membantu tubuh untuk menyerap banyak vitamin D dalam cara yang natural, tanpa memberikan risiko masalah kulit karena sinar UV dari matahari. •Biarkan tangan Anda bebas dari krim tabir surya jika Anda khawatir tentang kulit. Bahkan, hanya sedikit saja bagian kulit yang tidak terlindungi dapat membantu untuk menyerap lebih banyak vitamin D.
  • Berhentilah merokok. Merokok buruk untuk kesehatan tubuh secara umum, tetapi juga dapat menimbulkan nyeri artritis. Rokok memasukkan zat-zat kimia yang menyebabkan stres pada jaringan penghubung dalam tubuh, sehingga Anda akan lebih mudah terkena nyeri artritis.
  • Cobalah menggunakan permen, permen karet, atau berhenti total dari merokok.

wp-1504660373869.

Sumber

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s