Nyeri Punggung, Penyebab dan Penanganannya

wp-1466115914395.jpgNyeri Punggung, Penyebab dan Penanganannya

Nyeri punggung adalah nyeri atau kekakuan yang dapat dirasakan di sepanjang tulang belakang, dari dasar leher hingga ke tulang ekor. Gejalanya bisa berupa rasa sakit yang datang dan pergi, serta cenderung memburuk di kala malam. Nyeri punggung dapat terpicu oleh postur tubuh yang tidak ideal saat duduk, berdiri, atau membungkuk. Kondisi ini juga bisa diakibatkan oleh efek mengangkat benda yang terlalu berat. Nyeri punggung biasanya tidak disebabkan oleh hal serius dan dapat ditangani hanya dengan terus aktif bergerak dan mengonsumsi obat pereda rasa sakit. Namun pada beberapa kasus, dapat sangat menyiksa dan menimbulkan sakit yang tidak tertahankan hingga menghambat aktivitas sehari-hari.

Khususnya untuk golongan orang lanjut usia (lansia), nyeri punggung merupakan kondisi yang sangat umum terjadi sebagai efek dari penuaan. Penelitian Community Oriented Program for Control of Rheumatic Disease (COPORD ) di Indonesia menemukan bahwa prevalensi nyeri punggung adalah 13,6 persen pada wanita dan 18,2 persen pada laki-laki. Insiden nyeri punggung dari berbagai gejala berdasarkan kunjungan pasien ke beberapa rumah sakit di Indonesia berkisar antara 3-17 persen. Sedangkan data dari National Safety Council menunjukkan bahwa dari total 1.700.000 sakit akibat kerja, sekitar 22 persen di antaranya merupakan nyeri punggung.

Jenis Nyeri Punggung

  • Frozen shoulder, yaitu kemunculan sakit dan kaku pada leher.
  • Skiatika, yaitu nyeri karena iritasi dan tekanan pada saraf skiatik yang menyebabkan mati rasa atau kesemutan yang menjalar dari punggung bawah melewati bokong hingga telapak kaki.
  • Whiplash, yaitu cedera pada leher karena benturan yang terjadi secara tiba-tiba.
  • Ankylosing spondylitis, yaitu peradangan kronis yang berdampak kepada tulang belakang, tepatnya di area pertemuan antara tulang belakang dan pelvis.
  • Slipped disc, ketika cakram sendi tulang punggung rusak dan akhirnya menekan saraf yang ada di dekatnya
  • Nyeri punggung yang tidak memiliki sebab yang spesifik atau tidak diketahui. Beberapa kondisi medis diduga turut menjadi pemicu nyeri punggung, yaitu penyakit arthritis.
  • Nyeri yang tajam dan terlokalisir di daerah punggung bagian bawah, bagian atas maupun leher. Kondisi ini terutama dirasakan sesaat setelah melakukan aktivitas tertentu atau mengangkat benda berat.
  • Nyeri pungung yang menjalar dari punggung bagian bawah hingga ke bokong turun ke belakang paha dan ke jari-jari kaki.
  • Kaku dan nyeri yang menetap yang dirasakan sepanjang tulang belakang. Tidak mampu berdiri tegak tanpa disertai rasa nyeri atau kaku otot di punggung bagian bawah.
    Nyeri kronis di punggung bagian bawah atau tengah, terutama setelah duduk atau berdiri lama.

Harus konsultasi ke dokter bila

  • Demam di atas 38°C
  • Sulit buang air kecil
  • Kehilangan berat badan tanpa tahu penyebabnya
  • Nyeri punggung yang tidak juga mereda setelah Anda berbaring
  • Rasa sakit pada bagian dada
  • Nyeri pada satu atau kedua kaki terutama jika nyeri merambat ke bawah lutut
  • Nyeri yang kian memburuk di malam hari
  • Tidak bisa menahan buang air kecil dan besar
  • Terasa mati rasa pada area kelamin, bokong, atau tubuh bagian belakang
  • Pembengkakan dan kemerahan pada punggung
  • Gejala-gejala di atas biasanya merujuk kepada penyakit yang lebih serius. Jika nyeri punggung Anda tidak membaik setelah tiga hari, konsultasikan kepada dokter. Langkah ini juga patut dilakukan jika selama lebih dari enam minggu, Anda mengalami serangkaian nyeri punggung.

wp-1509529440995..jpg

  • Cara Menangani Nyeri Punggung Ada berbagai cara penanganan yang dapat dilakukan agar rasa nyeri menjadi tidak berkepanjangan, yaitu:
  • Tetap aktif Sebelumnya, istirahat dianggap sebagai penanganan yang mungkin dapat meringankan nyeri punggung. Namun kini dipercaya bahwa tubuh yang tidak bergerak aktif dalam jangka panjang justru berakibat buruk bagi punggung. Melakukan olahraga ringan secara rutin dapat menjadi solusi yang tepat.
  • Obat pereda nyeri Jika nyeri Anda tidak mereda dan terasa tidak tertahankan, Anda dapat mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri, seperti paracetamol atau ibuprofen.
  • Berpikir positif Relaksasi dapat mengurangi ketegangan otot sehingga membantu mengurangi nyeri yang diderita. Penderita yang selalu berpikiran positif juga terbukti lebih cepat sembuh dibandingka penderita yang selalu cemas akan penyakit yang dideritanya.
  • Terapi manual Kompres panas atau dingin dapat membantu meredakan nyeri. Bentuk-bentuk pengobatan lain dapat dilakukan juga dengan melakukan terapi di klinik atau rumah sakit, antara lain fisioterapi. Penanganan nyeri punggung yang kronis dapat meliputi kombinasi obat pereda sakit dan salah satu dari terapi manual, akupunktur, dan mengikuti kelas-kelas latihan fisik. Sangat sedikit kasus yang melibatkan operasi tulang belakang. Operasi ini hanya akan dijalani jika semua cara di atas tidak berhasil.

Waspadai Gejala Nyeri Punggung Ini

Tanpa berkunjung ke dokter, nyeri punggung pada umumnya akan membaik dengan sendirinya dalam waktu 4-6 minggu. Namun jika rasa sakitnya tidak kunjung hilang dan sudah tidak tertahankan, Anda dapat mengonsultasikannya kepada dokter.

Ada berbagai gejala lain yang kadang mengiringi nyeri punggung seperti demam, berat badan menurun drastis, nyeri yang menjalar ke bawah lutut dan pembengkakan di punggung yang dapat menjadi tanda-tanda penyakit yang lebih serius. Segera hubungi dokter jika nyeri punggung disertai dengan gejala-gejala yang telah disebutkan.

Agar Terhindar dari Nyeri Punggung

Postur tubuh dan olahraga sangat memengaruhi kesehatan tulang punggung Anda. Cobalah untuk menghindarkan punggung dari tekanan berlebihan untuk menghindari cedera punggung. Beberapa jenis olahraga yang dilakukan secara teratur dapat membantu mencegah nyeri punggung dan meningkatkan fleksibilitas otot punggung.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s