Inilah 6 Dampak Buruk Jatuh Terduduk

wp-1504660663651.6 Dampak Buruk Jatuh Terduduk

Candaan kepada teman dengan menarik kursi saat teman mau duduk ternyata bisa berakibat fatal.  Terjatuh dalam posisi duduk memiliki banyak risiko menganggu kesehatan. Mulai dari nyeri akibat cedera tulang, kelumpuhan dan kebutaan. Risiko lainnya bahkan dapat menganggu aktivitas seksual dan patah tulang.

6 Dampak Buruk Bahaya Jatuh Terduduk

Trauma saat jatuh terdusuk bisa mengakibatkan patah di ruas-ruas tulang belakang dapat memberikan keluhan dan gejala bervariasi di antaranya adalah:

  1. Cedera ruas leher bisa menimbulkan rasa sakit di leher, bahu, lengan dan kepala.
  2. Kelumpuhan seluruh anggota gerak (lengan dan tungkai).
  3. Bahkan dampak terburuk dapat mengakibatkan kelumpuhan yang terjadi juga dapat menyerang otot pernapasan sehingga pasien kmudian menjadi tak bisa bernapas.
  4. Gangguan kram atau spastisitas otot muncul tidak pada fase-fase awal, tapi pada fase lanjut kelumpuhan. Otot yang lumpuh lama-kelamaan akan spastis, ini sakit sekali. Nyeri bisa terjadi di seluruh tubuh sesuai dengan persarafan di mana segmen yang ruas tulang belakangnya terganggu. Bisa akibatkan sakit saat berhubungan intim, artinya sistem saraf otonomnya juga terganggu.
  5. Cedera Medula Spinalis. Jatuh terduduk dan terbentur di tulang belakang, yang paling dikhawatirkan adalah cedera pada sumsum tulang belakang (medulla spinalis).  Medulla spinalis adalah susunan saraf yang membawa setidaknya tiga fungsi, yaitu fungsi motorik (memberi kekuatan pada otot tungkai), sensorik (meneruskan semua sifat rangsangan seperti raba, suhu, nyeri, dan sebagainya di bagian tungkai), dan otonom (mengatur keringat, buang air besar, buang air kecil, dan fungsi seksual).  Jika terdapat cedera medulla spinalis gejalanya dapat lumpuh otot misalnya berjalan jadi sulit atau tidak seimbang, ada rasa baal/kesemutan/nyeri menjalar, terutama di tungkai. Juga bisa muncul gangguan dalam buang air besar, buang air kecil dan kesulitan saat berhubungan intim.
  6. Kebutaan.  Jatuh yerduduk ternyata beresiko terjadi kebutaan terjadi bukan karena jatuh terduduknya, tetapi akibat ayunan benturan kepala ke belakang dan terantuk kursi dengan keras. Pusat penglihatan berada di mata, saraf mata dan berakhir di persepsi penglihatan pada otak besar bagian belakang (lobus oksipital). Oleh sebab itu, jatuh dalam posisi duduk tidak menyebabkan kebutaan, kecuali kepala ikut terbentur berat.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s