Low Back Pain atau Nyeri Pinggang, Penanganan dan Permasalahannya

wp-1466116300310.jpg

Low Back Pain, Penanganan dan Permasalahannya

Low back pain atau lumbago dalam nyeri pinggang sering terjadi akibat gangguan pada tulang dan otot punggung. Sakit pinggang atau low back pain merupakan keluhan umum. Kebanyakan orang mengalami hal tersebut dalam kehidupan manusia. Lebih dari 80% manusia akan mengalami nyeri pinggang dalam kehidupan mereka. Low back pa,br>in adalah salah satu alasan paling sering orang berobat ke dokter atau ke medis.

Nyeri pinggang terjadi pada 60-90 % sepanjang kehidupan manusia, 90 % kasus nyeri pinggang akan sembuh tanpa pengobatan dalam waktu 6-12 minggu. Kasus ini akan meningkat pada usia > 45 tahun.

Penyebab

Sebagian besar kasus nyeri pinggang dapat dihubungkan dengan penyebab umum seperti ketegangan otot, cedera otot atau penggunaan yang berlebihan atau dapat dikaitkan dengan kondisi tertentu yang terjadi pada tulang belakang. Kondisi tulang belakang terkait yang paling umum yang menyebabkan nyeri punggung bawah adalah:

  • Hernia Diskus (HNP, Hernia Nukleous Pulposus)
  • Penyakit Degeneratif pada Diskus
  • Spondylolisthesis
  • Stenosis Spinal
  • Osteoarthritis

Penyebab sakit pinggang:

  • Sakit pinggang akibat penyakit di bagian belakang.
  • Sakit pinggang karena masalah ginekologi.
  • Sakit pinggang karena masalah di bagian tubuh lainnya.

Sakit pinggang akibat penyakit di punggung:

  • Luka-luka:
  • Tekanan fraktur dari tulang belakang.
  • Pecahnya diskus intervertebralis.
  • Cedera ligamen dan otot-otot pinggang.
  • Ketegangan pada lumbosacral.
  • Cidera sendi Intervertebralis.
  • Fraktur dari prosesus vertebra.

Sakit pinggang fungsional karena ketidakseimbangan: –

  • Selama kehamilan.
  • Perut yang gemuk ke depan (Pot Belly).
  • Penyakit sendi pinggul.
  • Tulang belakang yang melengkung karena cacat bawaan.
  • Kaki yang pendek di satu sisi.

Sakit pinggang karena kondisi-kondisi inflamasi: –

  • Infeksi pada tulang akibat bakteri.
  • Tuberkulosis tulang belakang.
  • Arthritis.
  • Brucellosis.
  • Sakit pinggang atau fibrositis.
  • Peradangan otot.
  • Spondilitis Anchylosing.

Sakit pinggang akibat penyakit degeneratif di punggung.

  • Osteoartritis.
  • Osteoporosis pada orang tua.
  • Degenaration dari piringan sendi intervertebralis.

Tumor di tulang belakang:

  • Tumor tulang primer di tulang belakang.
  • Tumor metastatik dari daerah lain seperti prostat, paru-paru, ginjal, usus, dll.

Sakit pinggang karena masalah ginekologi: –

  • Setelah melahirkan.
  • Setelah operasi ginekologis.
  • Turunnya uterus (prolapse)
  • Penyakit radang panggul.
  • Lesi kanker di organ panggul.
  • Endometriosis.

Sakit pinggang karena masalah di bagian lain tubuh: Batu ginjal, Batu ureter, Kanker prostat, Pankreatitis, Batu bilier, Ulkus peptikum, Radang organ panggul atau Tersumbatnya arteri aorta dan arteri illiac.

wp-1509529502486..jpg

  • Pemerikaaan darah lengkap.
  • Pemeriksaan urin rutin.
  • Ultrasonografi perut dan panggul.
  • X-ray dari daerah lumbal dan sakral.
  • MRI tulang belakang.
  • CT scan perut dan daerah panggul.
  • Pemeriksaan dubur, prostat, organ genital dan kemih.

wp-1509529440995..jpg

  • Menyingkirkan penyebab sakit pinggang.
  • Perawatan terhadap gejala.
  • Latihan fisik untuk punggung.
  • Traksi
  • Yoga.
  • Bedah.
  • Homoeopati.
  • Kondisi yang jarang menyebabkan low back pain yang tidak terdapat diatas seperti disfungsi sendi sacroiliac, tumor tulang belakang, fibromyalgia, dan sindrom piriformis.

Dalam keadaan sehari-hari dari nyeri pinggang secara akut terjadi setelah gerakan yang melibatkan mengangkat benda berat, memutar , atau yang lainnya. Gejala-gejala dapat segera dimulai setelah gerakan atau setelah bangun keesokan harinya. Nyeri kadang muncul disertai menjalar ke kaki. Gejala dapat berkisar dari nyeri pada titik tertentu pada pinggang atau memburuk dengan gerakan tertentu seperti duduk atau berdiri. Hal inilah yang membuat orang berobat ke dokter. Nyeri pinggang akut ini kadang ada yang berlanjut menjadi nyeri kronis yang dapat mengganggu kehidupan seseorang seperti sulit tidur, cemas dan depresi bila nyeri dirasakan berat.

Untuk nyeri akut yang ringan atau sedang bertujuan untuk restorsi fungsi normal seperti kembali bekerja dan menghilangkan rasa nyeri.

  1. Terapi Medikamentosa : bisa di coba dengan menggunakan obat anti nyeri golongan NSAID baik dengan injeksi atau obat minum.
  2. Terapi fisik : dilakukan dengan alat-alat fisioterapi
  3. Pembedahan atau Surgery : tergantung dari kasusnya, bila kasus nyeri tulang belakang tersebut indikasi untuk dilakukan pembedahan semisal HNP, Canal stenosis, dan lain-lainnya. Tujuannya untuk menghilangkan penyebabnya atau penjepitan saraf yang menyebabkan nyeri. Cara lain yang dilakukan adalah dengan injeksi obat tertentu langsung pada tempat nyeri tersebut (interventional pain management). Cara-cara tersebut dilakukan oleh ahlinya yaitu dokter bedah saraf.

wp-1516242280087..jpg

wp-1466136855902.jpg

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s