Plantar Facitis, Gangguan Nyeri di Tumit

Nyeri di bagian tumit, terutama jika muncul saat baru bangun tidur, merupakan ciri khas dari peradangan pada ligamen yang menyangga lengkungan kaki.  Gangguan peradangan pada ligamen tersebut dalam bahasa kedokteran disebut dengan plantar fasciitis. Ligamen yang menyangga lengkung kaki atau menghubungkan tulang tumit ke tulang jari kaki disebut dengan plantar fascia.

Jika plantar fascia terlalu sering teregang, lama kelamaan akan menjadi lemah, membengkak, dan meradang. Akibatnya tumit atau telapak kaki terasa nyeri saat berdiri atau berjalan, setelah bangun tidur atau duduk lama. Plantar fasciitis kebanyakan dialami oleh mereka yang berusia antara 40-60 tahun.

image
Gejala

  • Gejala utama gangguan ini adalah nyeri saat baru bangun tidur atau duduk lama, kemudian perlahan kaku sedikit berkurang setelah berjalan beberapa langkah. Nyeri pada umumnya bertambah jika menaiki tangga atau berdiri lama.
  • Setiap turun dari tempat tidur di pagi hari tumit kaki kiri selalu sakit. Kadangkala keluhan tersebut berlangsung selama 2-3 bulan keluhan ini saya abaikan, tapi lama-lama tidak tahan juga.

Penyebab

  • Plantar fasciitis disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain banyak melakukan aktivitas yang bertumpu pada tumit, misalnya berlari jarak jauh, menari balet, atau aerobik.
  • Bentuk dan mekanik kaki yang salah, misalnya kaki leper, lengkung kaki berlebih, atau pola berjalan jinjit juga dapat menambah tekanan pada plantar fascia.
  • Faktor penyebab lain antara lain kegemukan, pekerjaan yang banyak bertumpu pada kaki, atau sepatu yang tidak cocok. Misalnya sepatu bertelapak tipis dan longgar, serta sepatu tanpa arch support yang cukup untuk menyerap kejutan.

Diagnosis

  • Pemeriksaan radiologi diperlukan untuk mengetahui secara akurat penyebab nyeri tumit atau kaki. Seringkali didapatkan adanya pengapuran pada bagian tulang tumit.
  • Pemeriksaan USG atau MRI akan memperlihatkan adanya pembengkakan atau perubahan lain pada fascia.

Penanganan

  • Pada awalnya tentu penting untuk mengistirahatkan bagian yang nyeri. Caranya dengan mengurangi jalan atau olahraga yang banyak memakai kaki.
  • Kompres dingin juga sangat bermanfaat.
  • Pemberian obat antiradang atau suntikan kortikosteroid. Terapi lain adalah fisioterapi, alat bantu khusus untuk menyebarkan beban pada tumit dan mempertahankan lengkung kaki.
  • Pada kasus yang kronis bisa dilakukan pembedahan
  • Terapi nonbedah yang disebut dengan Radial Shock Wave Therapy (RSWT). Terapi tersebut memakai gelombang kejut bertekanan tinggi yang ditransmisikan melalui jaringan pada daerah yang sakit. Terapai RSWT terbukti bermanfaat pada kasus kronis, dimana jaringan tubuh sebelumnya tidak dapat menyembuhkan diri sendiri sehingga menjadi kronis. Gelombang kejut akan merangsang aktivitas metabolik di daerah nyeri dan melancarkan aliran darah.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s